Resmi Luncurkan Geoportal dan WebGIS Kepong Bakol. Kubu Raya Bertekad Wujudkan Informasi Satu Data dan Satu Peta

Posted by: admin_mm | 20/03/2021 | Kategori: Aktifitas | 40 kali dibaca | Rating: 22

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) resmi meluncurkan Geoportal dan WebGIS 'Kepong Bakol' sebagai upaya mengejar percepatan visi Kubu Raya Bahagia, Bermartabat, Terdepan, Berkualitas dan Relegius melalui penyelenggara informasi geospasial. Dalam peluncuran Geoportal dan WebGIS 'Kepong Bakol' ini juga ditampilkan video kegiatan informasi geospasial yang dilakukan Geo Tim pemkab Kubu Raya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kubu Raya Amini Maros menyampaikan, peluncuran Geoportal dan WebGIS ‘Kepong Bakol’ ini mengacu pada undang-undang nomor 4 tahun 2011 tentang informasi geospasial kemudian Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2021 tentang penyelenggaraan informasi geospasial dan Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik yang selanjutnya Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia serta Peraturan Bupati Kubu Raya Nomor 2 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan informasi geospasial daerah.

“Hal ini dilakukan, tidak lain dan tidak bukan bertujuan untuk menjawab beberapa persoalan yang kita hadapi sebagai upaya menyusun perencanaan yang pertama yaitu persoalan data data yang ada tidak update dan tidak akurat. Selain itu juga adapun permasalahan laininnya satu diantaranya belum adanya sinkronisasi data antar SKPD, karena banyak sekali data yang tidak sesuai antara satu SKPD dengan yang SKPD lainnya serta tumpang tindihnya data atau informasi”, Katanya dalam sambutan peluncuran Geoportal dan WebGIS ‘Kepong Bakol’ di Gardenia Resort and Spa, Rabu (17/3/2021).

Maros menilai terciptanya Geoportal dan WebGIS ‘Kepong Bakol’ ini merupakan inisiatif brilian bupati Muda Mahendrawan yang menginstruksikan pihaknya agar segera membentuk tim efektif untuk menyusun perencanaan yang berbasis geospasial. Sehingga WebGIS ‘Kepong Bakol’ ini menjadi fitur unggulan yang memungkinkan penggunanya bisa mengakses data dan informasi geospasial menggunakan layer tertentu dan memadukan atribut-atribut tertentu yang tersedia sehingga menyajikan informasi yang lengkap dan akurat.

“Dalam penyusunan informasi geospasial ini ada beberapa hal yang kami lakukan pertama adalah menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari tiga tim efektif yang pertama ada di sekretariat sendiri kemudian ada di SKPD dan juga ada di desa. Untuk tenaga-tenaga penggerak data yang ditugaskan di sekretariat, pihaknya telah mengrekrut 15 orang. Dalam hal ini, Pemkab Kubu Raya membuka kesempatan kepada putra-putri terbaik Indonesia yang telah mendaftar kurang lebih 810 orang yang kemudian diseleksi menjadi 15 orang, dan jumlah pendaftar tersebut mayoritas dari pulau Jawa dan Sumatera”, ucapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, dengan diluncurkannya Geoportal dan WebGIS ini, Pemkab Kubu Raya bertekad menyelenggarakan penguatan satu data dan informasi geopasial yang terpadu, akurat, mutakhir, bermanfaat dan terbuka dan bertekad memperkuat arah kebijakan satu peta dengan berbagai pakai data dan informasi geopasial melalui Geoportal kabupaten Kubu Raya dengan prinsip kinerja yang fokus, masif, mendarat, terukur dan berdampak. 

“Kita juga akan bertekad memproduksi data informasi geospasial tematik sesuai kebutuhan dan menyerahkan kepada sampul jaringan informasi geospasial daerah yang tersebar 118 desa dan 9 kecamatan guna mempercepat dan memperkuat perencanaan serta pelaksanaan program kegiatan secara tepat, efektif, efesien, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan”, kata Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat memimpin deklarasi Geoportal dan Webgis dan diikuti seluruh Geo Tim dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kubu Raya. 

Muda menjelaskan, penerapan sistem pendataan berbasis geospasial ini tentunya akan mengoptimalkan semua perencanaan dan kerja-kerja yang akan dilakukan. Yang mana Pemkab Kubu Raya menjadikan data disetiap rumah tangga di daerah ini sebagai fokus utama, agar semua rumah tangga di Kubu Raya punya kecukupan pangan, gizi, pendidikan, bisa hidup sehat, dan rumah layak huni sehingga bisa beraktivitas dan juga bisa di kembangkan potensi sumber daya manusia dengan melakukan aktivitas yang baik dan tentu pada akhirnya sosial dan beribadah dengan tenang serta semuanya bisa mengejar kebahagiaan.

“Jadi kita nggak muluk-muluk, kondisi inilah yang menjadikan kita memiliki semangat besar. Untuk itu, dalam menghadapi dunia yang bergerak dan dipercepat era digital (era disruption) dan semua kebutuhan juga sangat cepat, sehingga persoalan juga sangat cepat dan sirkulasi informasi juga harus bergerak cepat. Untuk menghadapi hal tersebut, tentulah kita memerlukan langkah-langkah yang lebih efektif, berbasis kepada hal-hal yang akurat, dan bisa dipertanggungjawabkan, karena kita diwajibkan dan diamanahkan mengelola anggaran kewenangan tentu kita semua sudah menyusun peta jalan RPJM Nasional Sampai daerah”, jelasnya.

Bupati Muda menambahkan, dengan diluncuraknnya Geoportal dan WebGIS ‘Kepong Bakol’ ini, Pemkab Kubu Raya berusaha memaksimalkan peta kerja, agar semua kerja-kerja yang akan dilakukan ini benar-benar menghasilkan, tidak hanya output tapi juga berorientasi outcome yang bisa diukur dan benar-benar berdampak.

“Tentunya semua itu diperlukan kerja-kerja yang bisa diukur dan benar-benar berdampak, artinya dengan segala keterbatasan kita mengefektifkan kinerja dan kerja kita dan kita juga mengefektifkan dan melipat ruang dan waktu serta energi yang ada baik dari pusat, provinsi, kabupaten bahkan desa dan juga bahkan dari semua stakeholder swasta kemudian juga semua instansi vertikal dan semua sektor ini saling berhubungan dan sama-sama mengejar sasaran yaitu mengejar kehidupan yang layak pada setiap rumah tangga dan mengurangi pengangguran dan kemiskinan”, pungkasnya.

Peluncuran Geoportal dan WebGIS 'Kepong Bakol' ini juga disaksikan Kepala Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial Badan Informasi Geospasial (BIG) Rachman Rifa'i, Koordinator Bidang Pengamatan Antariksa dan Atmosfir Pontianak, LAPAN Wisnu Kuncoro, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya Usman, Ketua TP PKK Rosalina Muda Mahendrawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Indah Diah Yusran Anizam, Ketua GOW Atzeby Yatu Lensi Sujiwo Forkopimda dan seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Read more at: https://rri.co.id/pontianak/sosial/998251/resmi-luncurkan-geoportal-dan-webgis-kepong-bakol-kubu-raya-bertekad-wujudkan-informasi-satu-data-dan-satu-peta

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share:


KATEGORI


POST POPULER

Prestasi Ptsp Bukti Keberhasilan Otda

by: admin-MJ | 07 August 2017

Kubu Raya Revitalisasi Peran Posyandu

by: admin-MJ | 07 August 2017

POST TERBARU